Cerita Lucu : Pemabuk Melamar Pekerjaan

Halo sobat cerita lucu giamana kabarnya?semoga semua sehat selau. Di zaman sekarang ini mencari sebuah pekerja itu susah sekali, apalagi kalau kita tak mempunyai keahlian yang khusus. Tetapi ada satu cerita yang lucu banget ketika seorang pemabuk diterima bekerja diperusahaan, silahkan baca cerita konyol ini dijamin kalian tertawa sampai guling-guling.

Pemabuk Melamar Pekerjaan

Di sebuah pabrik minuman anggur dengan merek terkenal menemui kendala karena seorang tester minumannya meninggal dunia.

Bos perusahaan minuman tersebut mulai mencari orang untuk mencari pengganti karyawan tester tersebut untuk segera dipekerjakannya.

Pada suatu hari datanglah seorang pemabuk dengan pakaian compang-camping, kotor dan dekil datang untuk melamar pekerjaan sebagai tester. Si bos mencari cara untuk mengusirnya kemudian menemukan cara dengan memberinya sebuah ujian. Si bos memberi segelas minuman untuk dicoba.

Si “dekil” mencobanya dan berkata “Ini anggur merah, muscat, sudah berumur tiga tahun, tumbuh di lereng utara, disimpan dalam dalam kontainer baja.”

“Itu benar”, kata si bos agak terheran-heran namun biasa saja reaksinya, lalu memberinya satu gelas lagi.

“Ini anggur cabernet, merah, delapan tahun, lereng barat daya, disimpan dalam tong kayu oak.”

“Benar.” kata si bos yang reaksinya langsung tercengang-cengang mengetahui kemampuan si dekil ini

Dia lalu mengedipkan mata pada sekretarisnya untuk “menyarankan” sesuatu.

Sekretaris kemudian ke belakang sebentar untuk buang air kecil dan menampungnya dalam gelas lalu diberikan kepada sang bos untuk melanjutkan test.

Setelah mencicipi isi gelas tersebut si “dekil” berkata “Berambut pirang, umur 26 tahun, hamil tiga bulan dan jika anda tidak memberi saya pekerjaan, saya akan memberitahu siapa ayahnya.”

“Anda diterima bekerja di perusahaan ini”kata si bos.

***

Sekian cerita kali ini sampai bertemu kembali dicerita lucu terbaru yang akan kami berikan setiap harinya. Teriamakasih telah menjadi pembaca setia blog cerita lucu banget, dan baut kalian jangan sampai lewatkan cerita yang satu  ini tentang ibu lebih penting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s